UBUNGAN UMUR, KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERATIF DI RUANG MARWAH RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG TAHUN 2018
DOI:
https://doi.org/10.58170/10.1234/vol3iss2pp230Keywords:
Tingkat kecemasan; pasien pre operatifAbstract
World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 50%, pasien di dunia mengalami
kecemasan, dimana 5-25% adalah mereka yang berusia 5-20 tahun dan 50% mereka yang berusia 55 tahun. Tingkat kecemasan pasien Pre Operatif mencapai 534 juta jiwa. Di perkirakan angka ini terus meningkat setiap tahunnya dengan indikasi tingkat kecemasan pasien Pre Operatif (WHO, 2012).
Tujuan penelitian ini diketahui distribusi frekuensi umur, komunikasi terapeutik perawat,
dukungan keluarga, tingkat kecemasan pasien Pre Operatif, serta hubungan antara umur,
komunikasi terapeutik perawat dan dukung keluarga dengan tingkat kecemasan pasien Pre
Operatif. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik dengan
pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Pre Operatif yang di rawat di Ruang Marwah Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang Tahun 2018. Penelitian ini dilakukan pada 8 – 23 Januari 2018, dengan jumlah sampel 30 responden.
Berdasarkan analisis univariat didapatkan tingkat kecemasan ringan Pre Operatif sebanyak
16 (63,3%), responden yang berumur dewasa dini sebanyak 15 (50%), berdasarkan responden
komunikasi terapeutik baik sebanyak 17 (56,7%), dan dukungan keluarga sebanyak 21 (70%).
Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square didapatkan ada hubungan antara komunikasi terapeutik (p value 0,008) dan dukungan keliuarga (p value 0,017) dengan tingkat kecemasan pasien Pre Operatif. Tidak ada hubungan antara umur (p value 0,272) dengan tingkat kecemasan Pre Operatif di Ruang Marwah Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang Tahun 2018. Disarankan perawat pelaksana di Rumah Sakit Islam Siti khadijah Palembang meningatkanmutu dan kualitas pelayanan dan memberikan komunikasi terapeutik.









