HUBUNGAN POLA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMK NEGERI 2 PADANG
DOI:
https://doi.org/10.58170/jkla.v8i2.269Keywords:
Anemia, Pola menstruasi, Remaja PutriAbstract
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatanyang sering dialami oleh remaja putri. Salah satufaktor yang mempengaruhi anemia adalah polamenstruasi dan pola makan. Berdasarkan data kesehatan Kota Padang tahun 2023, PuskesmasAndalas mencatat prevalensi anemia tertinggi sebesar41,7%, dan SMKN 2 Kota Padang menjadi salah satusekolah dengan jumlah kasus anemia tertinggi sebesar30,8%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuihubungan pola menstruasi dan pola makan dengankejadian anemia pada remaja putri di SMKN 2 Padang Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian observasion alanalitik dengan desain cross sectional yang dilakukanpada tanggal 4 juni 2025. Sampel penelitian ini adalahsiswi kelas 10 dan 11 SMKN 2 yang berjumlah 86 responden yang diambil dengan teknik propotionalstratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan alat digital Easy Touch. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian diperoleh bahwa pola menstruasilebih tinggi pada pola mesntruasi tidak normal (43,0%) dan pola makan lebih tinggi pada pola makancukup (74,4%) dan dengan kejadian anemia (66,3%). Menunjukkan terdapat hubungan yang signifikanantara pola menstruasi dengan kejadian anemia (p= 0,005), dan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia (p = 0,000).Diperlukan upaya preventif melalui edukasi gizi dan kesehatan reproduksi serta pemantauan siklus menstruasi untuk menurunkan angka kejadian anemia.Peneliti juga membagikan leafleat edukatif kepadapihak sekolah.









