PENGARUH ANGKA MELEK HURUF DAN AKSES INFORMASI DIGITAL TERHADAP ANGKA PENEMUAN KASUS TUBERKULOSIS DI INDONESIA: ANALISIS DATA 38 PROVINSI TAHUN 2025

Authors

  • Ahmad Alif Bunayya
  • Ahmad Fajar Sanjaya
  • Else Liliana
  • Elsa Yuniarti
  • Muharika Dewi Politeknik Aisyyah Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.58170/jkla.v9i1.322

Abstract

Literasi dasar dan akses informasi digital merupakan bagian penting dalam membentuk kemampuan
masyarakat berinteraksi dengan informasi, termasuk informasi kesehatan. Namun, peningkatan akses
digital tidak selalu diikuti oleh kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan informasi kesehatan
secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Angka Melek Huruf dan Akses
Informasi Digital terhadap Angka Penemuan Kasus Tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data sekunder pada 38 provinsi di Indonesia
tahun 2025. Angka Melek Huruf digunakan sebagai variabel independen pertama (X₁), Akses
Informasi Digital sebagai variabel independen kedua (X₂), dan Angka Penemuan Kasus TBC sebagai
variabel dependen (Y). Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan pengujian
pengaruh secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Angka Melek Huruf tidak
berpengaruh signifikan terhadap Angka Penemuan Kasus TBC secara parsial dengan nilai signifikansi
95

0,827. Akses Informasi Digital juga tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial
dengan nilai signifikansi 0,228. Namun, secara simultan Angka Melek Huruf dan Akses Informasi
Digital berpengaruh signifikan terhadap Angka Penemuan Kasus TBC dengan nilai F sebesar 7,681
dan signifikansi 0,00172. Nilai R² sebesar 0,305 menunjukkan bahwa kedua variabel independen
secara bersama-sama menjelaskan 30,5% variasi Angka Penemuan Kasus TBC. Temuan ini
menunjukkan bahwa literasi dasar dan akses digital perlu dipahami sebagai bagian dari ekosistem
informasi yang berkaitan dengan kesehatan, tetapi bukan sebagai faktor tunggal dalam menjelaskan
penemuan kasus TBC. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan literasi fungsional dan
literasi kesehatan digital yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca, tetapi juga pada
kemampuan memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi kesehatan secara tepat. 

Downloads

Published

30-09-2026

How to Cite

Bunayya, A. A. ., Sanjaya, A. F. ., Liliana, E., Yuniarti, . E., & Dewi, M. . (2026). PENGARUH ANGKA MELEK HURUF DAN AKSES INFORMASI DIGITAL TERHADAP ANGKA PENEMUAN KASUS TUBERKULOSIS DI INDONESIA: ANALISIS DATA 38 PROVINSI TAHUN 2025. Jurnal Kesehatan Lentera ’Aisyiyah, 9(1), 94–108. https://doi.org/10.58170/jkla.v9i1.322