PENGARUH AKTIFITAS FISIK : SENAM DIABETES TERHADAP PENGENDALAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS PAUH PADANG
DOI:
https://doi.org/10.58170/10.1234/vol3iss2pp230Keywords:
Hipertensi, Kelapa mudaAbstract
Diabetes adalah penyakit kronis serius yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Kadar gula darah didalam tubuh seseorang meningkat atau menurun yang disebabkan oleh gaya hidup modern. Salah sau cara dalam pengendalian kadar gula darah ini adalah dengan melakukan senam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh senam terhadap pengendalian kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain yang dipakai “Quasy eksperimen” dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan “Pretest – Posttest. Pengumpulan data dengan cara eksperimen, kemudian data diolah secara komputerisasi dan dianalisa secara univariat dan secara bivariat yaitu dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata kadar gula sebelum dilakukan senam pada minggu I adalah 237,438 dengan standar deviasi 97,135, nilai minimum 143 dan maksimum 112. Rata-rata kadar gula darah setelah dilakukan senam minggu IV adalah adalah 181,375 dengan standar deviasi 53,659, nilai minimum 112, dan nilai maksimum 304. Terdapat perbedaan antara kadar gula darah sebelum dan setelah dilakukan senam pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Pauh Padang Tahun 2018 (p = 0,001). Diharapkan agar dapat menerapkan senam sebagai salah satu terapi untuk menurunkan kadar gula darah, serta dapat melakukan sosialisasi lebih tentang manfaat senam terhadap pengendalian kadar gula darah.









