HUBUNGAN POLA MAKAN DAN STRES DENGAN GEJALA GASTRITIS PADA REMAJA DI SMAN 1 BANUHAMPU

Authors

  • Asri Safitri Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Wisnatul Izzati Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Silvia Intan Suri Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.58170/jkla.v9i1.276

Abstract

Gastritis merupakan peradangan pada lambung yang disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya pola
makan tidak teratur dan stres. Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami gastritis karena
sering menunda waktu makan akibat kesibukan sekolah, mengonsumsi makanan instan, serta
menghadapi tekanan akademik dan masalah pribadi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola
makan dan stres dengan kejadian gastritis pada remaja di SMAN 1 Banuhampu. Penelitian
menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian
berjumlah 811 siswa SMAN 1 Banuhampu. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified
proportional random sampling dengan jumlah sampel 270 siswa. Pengumpulan data dilakukan pada 13
Februari 2026 menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji
Spearman Rank. Hasil analisis univariat menunjukkan 55,6% responden memiliki pola makan tidak
baik, 33,3% mengalami stres berat, dan 72,2% mengalami gastritis. Analisis bivariat menunjukkan
terdapat hubungan bermakna antara pola makan dengan kejadian gastritis (p = 0,000) dan stres dengan
kejadian gastritis (p = 0,000). Disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara pola makan dan stres
dengan kejadian gastritis pada remaja di SMAN 1 Banuhampu. Sekolah diharapkan memberikan
edukasi gizi seimbang, pencegahan gastritis, serta program pengelolaan stres bagi siswa.

Downloads

Published

30-09-2026

How to Cite

Safitri, A., Izzati, W., & Suri, S. I. (2026). HUBUNGAN POLA MAKAN DAN STRES DENGAN GEJALA GASTRITIS PADA REMAJA DI SMAN 1 BANUHAMPU. Jurnal Kesehatan Lentera ’Aisyiyah, 9(1), 30–36. https://doi.org/10.58170/jkla.v9i1.276