HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMKN 2 KOTA PADANG TAHUN 2026

Authors

  • Ranna Elfa Audini mahasiswa
  • Meta Rikandi

DOI:

https://doi.org/10.58170/jkla.v9i1.279

Abstract

Anemia (kadar Hb < 12 g/dL) merupakan masalah global pada remaja putri termasuk di Kota
Padang. Berdasarkan data Puskesmas Andalas tahun 2024, SMKN 2 Padang memiliki kasus tertinggi
(41,99%). Siswi sekolah kejuruan memiliki beban aktivitas fisik yang tinggi karena adanya kegiatan
praktik, yang berpotensi memengaruhi kualitas tidur serta memicu risiko kejadian anemia. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian anemia pada remaja putri
di SMKN 2 Kota Padang Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 86 responden yang dipilih secara stratified random sampling.
Data aktivitas fisik dikumpulkan melalui kuesioner PAQ-A, serta pemeriksaan kadar hemoglobin
menggunakan alat digital Easy Touch. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat
menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden mengalami
anemia (62,8%) dan memiliki aktivitas fisik ringan (90,7%). Hasil uji bivariat menunjukkan tidak
terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian anemia (p= 1,000). Diharapkan
pihak sekolah dapat memberikan penyuluhan atau skrining kesehatan berkala mengenai anemia,
menggalakkan program olahraga atau aktivitas fisik yang terjadwal bagi siswi demi mempersiapkan
generasi penerus bangsa yang sehat.

Downloads

Published

30-09-2026

How to Cite

Elfa Audini, R., & Rikandi, M. (2026). HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMKN 2 KOTA PADANG TAHUN 2026. Jurnal Kesehatan Lentera ’Aisyiyah, 9(1), 23–29. https://doi.org/10.58170/jkla.v9i1.279

Most read articles by the same author(s)